Sayurmaincat-Kotanopan-Mandailing Natal

Kapolres Madina Buka  Pendidikan dan Pelatihan Pencegahan Narkoba Se Sumut di
Ponpes Subulussalam

 

Kotanopan

Kapolres Mandailing Natal AKBP. Hirbak Wahyu Setiawan, Sik membuka secara resmi
kegiatan dan Pelatihan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran
Gelap Narkoba bagi pemuda Se Sumatera Utara bertempat di Pondok Pesantren
Subulussalam Sayurmaincat Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal , Jum’at (22/10).
Selain Kapolres, tampak hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Gerakan
Anti Narkoba (GAN) Indonesia/Ketua Pusat Informasi Narkoba Sumatera Utara
(PIMANSU)  Drs. Zulkarnain Nasution, MM, Ketua Laskar Anak Bangsa Sumatera Utara

(LARAS) M. Suhary Lubis, Camat Kotanopan H. Martua Lubis, Kapolsek Kotanopan
AKP. S. Zufri Siregar, SH, Koramil 14 Kotanopan Kapten Slamet, Kepala Sekolah se

Mandailing Julu, Kepala Desa dan tokoh masyarakat dan ulama.
Dalam sambutannya, Kapolres mengucapkan terimakasih kepada panitia,
LARAS Sumut, GAN Indonesia dan  PIMANSU yang telah melaksanakan acara ini. Sebab

dengan acara ini berarti kepedulian untuk memberantas narkoba bukan saja ada di
pihak Polisi tapi juga di pihak generasi muda. Secara langsung ini salah satu
bentuk nyata membantu aparat penegak hukum untuk mencegah peredaran narkoba”,
katanya
“Untuk konteks Mandailing Natal, ada tiga titik rawan yang menjadi peredaran
Narkoba yang perlu di waspadai, yaitu di Kecamatan Panyabungan Timur, Kotanopan
dan Tambangan. Daerah ini selalu di jadikan para pengedar sebagai lalulintas
lewatnya barang haram ini. Rata-rata yang membeli ganja ini adalah orang Padang
Sidempuan dan Sumatera Barat.  Jadi ketiga daerah ini sudah kita anggap sebagai
pengedar dan pemakai.
Kapolres juga menghimbau agar para generasi muda menghindari narkoba karena
sangat berdampak pada kesehatan, ekonomi dan merusak tatanan sosial. Jadi kalau
generasi muda mengetahui ada yang memakai atau mengedarkan ganja atau barang
haram lainnya silakan laporkan ke polisi atau minimal kepada kepala desa
setempat”, ujarnya.
Kecewa
Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana Lokot Husda Lubis, S. Ag dalam sambutannya
mengatakan, acara ini berlangsung mulai tanggal 22-27 Oktober di ikuti 100 orang

peserta yang terdiri dari pelajar tingkat SLTA se Mandailing Julu, OKP, dan
Ormas. Kegiatan ini sengaja dilaksanakan di Kabupaten Mandailing Natal mengingat

daerah ini termasuk salah satu basis yang paling rentan terhadap peredaran
narkoba.
Lokot Husda Lubis juga mengaku sangat kecewa kepada Pemkab Madina karena salah
seorang pun tidak ada yang hadir dalam pembukaan acara tersebut. “ Kita sangat
kecewa kepada Pemkab Madina sebab satu orangpun  tidak ada yang hadir dalam
acara pembukaan ini. Ini jadi ukuran kepada kita semua, bahwa Pemkab Madina
kurang peduli terhadap pemberantasan Narkoba. Kalau Pj Bupati tidak bisa hadir,

bisakan di wakilkan Sekda atau instansi lainnya seperti Kesbang Linmas Madina.
Ini satu orangpun tidak ada yang hadir dari Pemkab Madina”, katanya.
Hal yang sama juga dikatakan Ketua Laskar Anak bangsa Sumatera Utara M. Suhery
Lubis, pihaknya juga mengaku sangat kecewa karena tidak seorangpun  yang hadir
dalam pembukaan ini. Begitu juga dengan pihak Badan Narkotika Kabupaten (BNK)
selaku pihak yang paling berkompoten tidak hadir. Kita hanya menuntut mereka
hadir dalam acara pembukaan dan memberikan materi, kita bukan minta dana, itupun

tidak ada yang hadir. Menurut saya pengurus BNK itu perlu di tinjau kembali”,
ujarnya. (Lok)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: